Blog

FASILITAS KESEHATAN PENSIUNAN BNI DAN PASANGAN

14:27 04 May in Umum
0

BPJS KESEHATAN 

Untuk mengatasi masalah biaya perawatan kesehatan pensiunan BNI, maka pada munas ke VII PP BNI Bulan November 2013 telah disepakati bahwa seluruh pensiunan BNI akan diikutkan pada program BPJS Kesehatan dengan pertimbangan :

    1. Kepesertaan BPJS Kesehatan bersifat wajib bagi seluruh rakyat Indonesia.
    2. Fasilitas yang ditanggung/dijamin BPJS Kesehatan meliputi Rawat inap dan rawat jalan.
    3. Iuran peserta yang dibayarkan ke BPJS Kesehatan di tanggung oleh YDDS.

 

Fasilitas perawatan kesehatan pensiunan BNI yang dicover oleh BNI Life berakhir pada tanggal 31 Desember 2014.

Mulai 1 Januari 2015 seluruh anggota pensiunan BNI diikutsertakan dalam program BPJS Kesehatan secara kolektif dengan 1 (satu) virtual account atas nama Yayasan Danar Dana Swadharma (YDDS) dan iuran Jaminan Kesehatan ditanggung oleh YDDS dengan fasilitas kesehatan kelas I iuran Rp.80.000,-/orang perbulan

Kewajiban iuran Hospitalisasi (sebesar 6,55% dari manfaat pensiun) dihapuskan atau tidak dipotong lagi, berlaku sejak 1 Januari 2015.

Terhitung sejak 1 Januari 2019  Fasilitas BPJS Kesehatan pensiunan kelas 1 seluruhnya.

Pensiunan BNI yang belum terdaftar (belum memiliki kartu BPJS Kesehatan) agar segera mendaftarkan diri baik secara Online maupun melalui BPJS Kesehatan setempat atau melalui bank yang bekerjasama (BRi, BNI dan Mandiri). Copy kartu BPJS beserta bukti pembayaran agar disampaikan ke YDDS untuk penggantian iuran dan untuk untuk selanjutnya YDDS yang akan membayar iurannya.

 

PROGRAM SANTUNAN HARIAN RAWAT INAP OPTIMA CASH PLAN (OCP) ADMINISTRATION SERVICE ONLY (ASO)

Untuk Pensiunan BNI (Existing 2015) yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan, Peserta ASKES (PNS/TNI/POLRI) atau peseta BPJS Kesehatan yang sudah dibiayai oleh pihak ketiga (instansi Lain), dan sudah tercatat/dilaporkan ke YDDS diberikan fasilitas Cash Plan rawat inap melalui BNI Life, premi ditanggung oleh YDDS dengan benefit sbb.:

Lama jaminan/perawatan per tahun selama 60 hari

Besarnya Santunan Harian Rawat Inap Optima Cash Plan (OCP) per hari :

– Plan I (DIR/VP)                    Rp.700.000,-
– Plan II (AVP/MGR)               Rp.600.000,-
– Plan III (AMGR kebawah)    Rp.500.000,-
 

Persyaratan pengajuan klaim  :

Mengisi formulir pengajuan klaim, melampirkan Copy Resume Medis yang mencantumkan tanggal masuk RS, tanggal Keluar RS atau perincian biaya RS yang ada tanggal masuk dan tanggal keluar/jumlah hari rawat inap dan informasi diagnosa medis

Apabila Resume Medis tidak diperoleh, klaim dilakukan:

        • Mengisi formulir klaim OCP/ASO,
        • Dilampiri dengan Surat Keterangan resmi dari RS dalam bentuk lain, yang menginformasikan tanggal masuk RS, tanggal keluar RS, dan diagnosa medis.

Penyampaian klaim dapat dilakukan dengan sarana:

        • Melalui e-mail ; bni@bni-life.co.id
        • Whats Apps (WA); 0811 833 1946
        • Dengan surat ditujukan ke kantor BNI Life dengan alamat Cf. Buku Panduan

 

Masa klaim 60 hari kalender sejak keluar/tanggal kuitansi dari RS, dan masa klaim ulang diberikan waktu 60 hari kalender sejak tanggal surat BNI Life.

Bagi Pensiunan BNI yang sudah terdaftar di BPJS Kesehatan dari pasangan (suami/isteri sebagai PNS/TNI/Polri/instansi lain) agar melaporkan ke YDDS atau PP Pusat.

Hal ini berkaitan dengan fasilitas bantuan tambahan kesehatan dan diikutkan dalam Program Optima Cash Plan BNI Life, jadi walaupun BPJS Kesehatannya telah dicover oleh intstansi lain namun tetap berhak mendapat santunan harian rawat inap Optima Cash Plan dan fasilitas bantuan tambahan kesehatan yaitu

 

FASILITAS KESEHATAN TAMBAHAN

A. TAMBAHAN BANTUAN RAWAT INAP

Apabila dirawat inap telah sesuai dengan prosedur BPJS Kesehatan namun masih ada biaya yang harus dibayar oleh pensiunan maka diberikan bantuan 50% x biaya tidak ditanggung BPJS Kesehatan (termasuk biaya selisih kelas/kamar 1 (satu) tingkat diatas kelas yang sesuai haknya, maksimal 5 hari, dengan catatan kelas yang sesuai haknya penuh dan dibuktikan dengan surat keterangan dari RS) maksimal bantuan Rp.30 juta per tahun (untuk pensiunan & Pasangan / satu No. Dana Pensiun). Bantuan yang diberikan setelah diperhitungkan dengan santuan Optima Cash Plan BNI Life.

Apabila opname  tidak menggunakan BPJS Kesehatan, diberikan    bantuan  50%  dari biaya yang dibayar sendiri maksimum Rp. 10 juta/tahun (untuk pensiunan & pasangannya), setelah diperhitungkan dengan santunan OCP/ ASO nya ( mulai berlaku tahun 2018).

Apabila sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan melaksanakan opname dengan cara kombinasi (1 dan 2), maka TOTAL MAKSIMUM BANTUAN  Rp. 30 juta/tahun (untuk pensiunan dan pasangannya)

Penyampaian permohonan Bantuan Fasilitas Tambahan dapat dilakukan dengan cara :

        • Membuat surat permohonan ke YDDS

YAYASAN DANAR DANA SWADHARMA, JL. RS Fatmawati D3/115, Jakarta – 12430

        • Melampirkan Kuitansi Asli dari RS
        • Melampirkan perincian biaya perawatan

Penyampaian permohonan 60 hari kalender sejak keluar/tanggal kuitansi dari RS, dan masa klaim ulang diberikan waktu 60 hari kalender sejak tanggal surat YDDS

Bagi Pensiunan BNI yang tidak terdaftar pada program BPJS Kesehatan apabila sakit, maka biaya perawatan kesehatannya akan menjadi tanggungan Pensiunan Sendiri.

B.    FASILITAS RAWAT JALAN KHUSUS

Penggantian Rawat Jalan Khusus Hemodialisa dikelola langsung oleh YDDS dengan syarat dan ketentuan tetap sama dengan tahun  2014 dengan benefit sbb :

Penggantian biaya cuci darah yang tidak dijamin oleh BPJS Kesehatan dihitung berdasarkan biaya perkunjungan. Banyaknya kunjungan dibatasi maksimal 1 (satu) kali dalam sehari dengan maksimal kunjungan 2 (dua) kali dalam seminggu, dengan plafon perkunjungan sebesar Rp.700.000,-

C.   BANTUAN BIAYA PEMERIKSAAN KESEHATAN 

        1. Untuk meningkatkan kesejahteraan para pensiunan Bank BNI di bidang kesehatan, maka kepada pensiunan Bank BNI yang tercatat sampai dengan tahun 2015 diberikan bantuan biaya pemeriksaan kesehatan sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) per pensiunan.
        2. Bantuan biaya pemeriksaan kesehatan ini tidak bersifat kontinyu dan tidak mengikat, artinya dapat diberikan sepanjang kemampuan keuangan YDDS memungkinkan.

 

D.   ALAT BANTU KURSI RODA

Manfaat Alat Bantu adalah manfaat yang ditujukan untuk penggantian biaya pembelian alat bantu bagi Pensiunan beserta suami/istri dengan batas maksimal Rp,1,500,000,- eenmalig.

Manfaat Alat Bantu tersebut hanya dapat diberikan apabila terkait dengan penyakit yang sedang diderita dan berdasarkan rekomendasi medis tertulis dari dokter yang merawatnya perlu diberikan alat bantu.

Permohonan di tujukan ke YDDS dengan melampirkan Kuitansi Asli dari Toko (tertera nama, alamat, nomer telepon dan stempel toko), surat keterangan/rekomendasi Dokter,

Alat bantu Kursi Roda mulai 01 Januari 2019